Jumat, 21 November 2014
Senin, 17 November 2014
Komunitas Zello Indonesia Chanel Bekasi Plus
Kegiatan yang diprakarsai oleh Bodong sebagai Koordinator Chanel Bekasi Plus tersebut bertemakan "Menggalang Kebersamaan Tanpa Membedakan Suku, Agama dan Ras".
Dalam sambutannya Bodong menyampaikan harapannya kepada seluruh Pecinta Zello tetap menjagaa kebersamaan khusus Chanel Bekasi Plus
masih punya satu rencana besar Bulan Februari 2015 kembali dilaksanakan Kumpul Bareng dan juga rekan Zello dari Malaysia dan Brunei akan bergabung bersama di Villa Puncak Bogor Jawa Barat.
Dalam kesempatan ini kita kedatangan Saudara Kita dari Kalimantan yaitu Bapak YUSUF, kata Bodong memperkenalkan salah satu Sahabat Zello yang hadir pada pertemuan tersebut. Kegiatan tambahan meriah diiringi alunan musik dan karaoke bersama menghabiskan malam minggu yang cerah. Kumpul bareng berlanjut sampai jam 02.00 wib pagi hari.
Kamis, 13 November 2014
Selasa, 11 November 2014
Minggu, 09 November 2014
Sabtu, 01 November 2014
Jumat, 31 Oktober 2014
Kamis, 23 Oktober 2014
Kamis, 02 Oktober 2014
Jumat, 26 September 2014
BERHENTILAH MENGELUH
... baca selengkapnya di Cerita Motivasi dan Inspirasi Nomor 1
Kamis, 25 September 2014
HARGA SEBUAH MUJIZAT
... baca selengkapnya di Cerita Motivasi dan Inspirasi Nomor 1
Sabtu, 20 September 2014
MENJUAL KEPERAWANAN
... baca selengkapnya di Cerita Motivasi dan Inspirasi Nomor 1
PENCURI KUE
... baca selengkapnya di Cerita Motivasi dan Inspirasi Nomor 1
Minggu, 14 September 2014
GRATIS SEPANJANG MASA
... baca selengkapnya di Cerita Motivasi dan Inspirasi Nomor 1
Sabtu, 13 September 2014
TUHAN, TAKDIR DAN SETAN
... baca selengkapnya di Cerita Motivasi dan Inspirasi Nomor 1
Kamis, 11 September 2014
TIGA AYAM PETELUR
... baca selengkapnya di Cerita Motivasi dan Inspirasi Nomor 1
Sabtu, 06 September 2014
TEORI DAN PRAKTEK
... baca selengkapnya di Cerita Motivasi dan Inspirasi Nomor 1
Rabu, 03 September 2014
BUKU PELAJARAN KURIKULUM 2013 BISA ANDA DOWNLOAD
http://dikdas.kemdikbud.go.id/index.php/search/Data+Penyaluran+Buku+Kurikulum+2013#
http://dikdas.kemdikbud.go.id/index.php/search/Data+Penyaluran+Buku+Kurikulum+2013
http://dikdas.kemdikbud.go.id/index.php/search/Data+Penyaluran+Buku+Kurikulum+2013
Jumat, 29 Agustus 2014
HARTA WARISAN
... baca selengkapnya di Cerita Motivasi dan Inspirasi Nomor 1
CARPE DIEM QUAM MINIMUM CREDULA POSTERO
... baca selengkapnya di Cerita Motivasi dan Inspirasi Nomor 1
Kamis, 28 Agustus 2014
GUCI CANTIK
... baca selengkapnya di Cerita Motivasi dan Inspirasi Nomor 1
Rabu, 27 Agustus 2014
PELAYAN HOTEL
... baca selengkapnya di Cerita Motivasi dan Inspirasi Nomor 1
Senin, 25 Agustus 2014
CINTA KASIH SEJATI
... baca selengkapnya di Cerita Motivasi dan Inspirasi Nomor 1
Sabtu, 23 Agustus 2014
KISAH BURUNG PUNG
... baca selengkapnya di Cerita Motivasi dan Inspirasi Nomor 1
Jumat, 22 Agustus 2014
POHON PAKIS DAN BAMBU
... baca selengkapnya di Cerita Motivasi dan Inspirasi Nomor 1
Rabu, 20 Agustus 2014
HIDUP UNTUK MEMBERI
... baca selengkapnya di Cerita Motivasi dan Inspirasi Nomor 1
NEVER EVER GIVE UP!
... baca selengkapnya di Cerita Motivasi dan Inspirasi Nomor 1
Selasa, 19 Agustus 2014
WARNING !!!
Penipuan Dengan Modus Baru :Hati-hati Ada Penipuan Baru :
- Bila ada yang menelpon dan mengatakan dia dari perusahaan pengiriman express, dan memberitahukan bahwa karena sesuatu hal, alamat dan nama anda tidak jelas tertulis dan hanya dapat terbaca nomor telepon saja. Orang itu meminta untuk memberikan nama dan alamat yang lengkap, kemudian benar ada yang mengantar barang. Merasa ada yang antar barang, tidak lagi bertanya dari mana asal barang tersebut, langsung di tanda tangani dan diterima. Setelah barangnya diterima, tidak lama kemudian akan ada orang yang datang tagih uang, kalau tidak dibayar, akan mengancam. Sudah banyak yang mengalaminya. Kalaupun sudah terlanjur diterima sebaiknya jangan sampai dibuka dan usahakan cari tau siapa pengirimnya.
- Kalau ada orang yg memberi gantungan kunci. Jangan diterima, karena gantungan kunci tersebut adalah alat yang dapat memberitahukan keberadaan anda (GPS) dan kemana anda pergi. Gantungan kunci tersebut sangat indah dan bagus sehingga anda merasa sangat sayang untuk menolaknya tapi ingat akibatnya yang dapat membahayakan nyawa anda.
- Kalau anda menerima telepon yang mengatakan ingin memeriksa jalur jalan, dan meminta untuk menekan tombol # atau menekan tombol lain. Segeralah tutup telepon karena bila anda mengikuti permintaannya, orang tersebut dapat menggunakan kartu Sim anda untuk menelpon atau mendengar percakapan anda atau membaca sms anda, karena kartu Sim anda telah di duplikasi.
Usahakan membroadcast/bagikan informasi ini kepada semua kenalan anda, agar mereka bisa lebih berhati-hati. Sumber INFO KADIV.HUMAS POLDA METRO JAYA
Minggu, 17 Agustus 2014
HARTA WARISAN
... baca selengkapnya di Cerita Motivasi dan Inspirasi Nomor 1
SEBUAH BENIH
... baca selengkapnya di Cerita Motivasi dan Inspirasi Nomor 1
KISAH YUE-YUE YANG TRAGIS DAN DIABAIKAN 18 ORANG
... baca selengkapnya di Cerita Motivasi dan Inspirasi Nomor 1
Rabu, 13 Agustus 2014
SEBUAH PIANO MERAH MAHONI
... baca selengkapnya di Cerita Motivasi dan Inspirasi Nomor 1
Selasa, 12 Agustus 2014
CINTA TITIK
... baca selengkapnya di Cerita Motivasi dan Inspirasi Nomor 1
Senin, 11 Agustus 2014
MERAYAKAN KEMATIAN
... baca selengkapnya di Cerita Motivasi dan Inspirasi Nomor 1
THE GIRL WHO SILENCED THE WORLD FOR 5 MINUTES
... baca selengkapnya di Cerita Motivasi dan Inspirasi Nomor 1
Sabtu, 09 Agustus 2014
KEBIASAAN YANG DIULANG
... baca selengkapnya di Cerita Motivasi dan Inspirasi Nomor 1
Jumat, 08 Agustus 2014
APAKAH ANDA SEORANG “CALON” PEMENANG?
... baca selengkapnya di Cerita Motivasi dan Inspirasi Nomor 1
Senin, 04 Agustus 2014
Sabtu, 02 Agustus 2014
Penjelasan MOH. MAHFUD MD Atas Gonjang Ganjing PILPRES 2014
Pers Mengeroyok, Prabowo Harus Kalah
Oleh Moh Mahfud MD Pakar Hukum Tata Negara
Capres Prabowo memang sangat fenomenal.Bayangkan, sekitar enam minggu sebelum pemungutan suara, elektabilitas Prabowo kalah jauh (22 %) terhadap Jokowi (46 %). Tapi, saat pemungutan suara ternyata Prabowo mampu menempatkan dirinya seimbang dengan rivalnya itu. Bahkan, Tim Prabowo-Hatta meyakini Prabowo menang. Itu pun, Prabowo dikeroyok oleh lawan-lawannya melalui sekelompok media massa secara brutal, jauh dari kaidah pers dengan segala kode etiknya. Hantaman media terhadap Prabowo tidak hanya melalui pemberitaan yang tidak imbang melainkan secara brutal melalui mutilasi berita, dilepas dari konteksnya, sehingga Prabowo selalu disudutkan.
Bukan hanya Prabowo yang dibegitukan, Tim Prabowo Hatta pun dibantai secara sadis. Tiga hari sebelum KPU mengumumkan hasil penghitungan suara, sebagai Ketua Timkamnas Prabowo-Hatta, saya diwawancarai oleh tiga televisi tentang peluang Prabowo. Saya jawab, kami yakin Prabowo-Hatta menang, tetapi jika ternyata nanti kalah, saya akan kembalikan mandat karena gagal mengantarkan kemenangan Prabowo-Hatta. Saya takkan ikut tim hukum karena tim hukum dan timkamnas tugasnya berbeda. Ternyata, salah satu media memutilasi berita itu dengan menyiarkan secara berulang-ulang, “Mahfud MD kembalikan mandat karena gagal memenangkan Prabowo Hatta.”
Beritanya dimutilasi dengan membuang bagian tas dan bagian bawahnya. Pada rapat resmi Tim Prabowo-Hatta tanggal 20 Juli 2014 di Four Season Hotel ada semangat banyak tokoh di lingkungan Prabowo-Hatta untuk menggugat ke MK.
Saat itu saya meminta data real count internal dan berbagai temuan tim saksi dan data yang ditangani oleh Partai Keadilan Sejahtera (PKS). Saya katakan sebagai ketua timkamnas, saya belum pernah mendapat data apa pun, padahal kalau akan menggugat ke MK, harus ada kepastian tentang signifikasi kesalahan penghitungan dan terjadinya pelanggaran yang terstruktur, sistematis, dan masif. Kalau tidak cermat, kita bisa terjerumus. Rupanya perdebatan di hotel itu bersebar ke wartawan karena memang sangat banyak yang hadir meski resminya yang boleh masuk dibatasi. Ketika pers mengonfirmasi hal itu maka saya pun membenarkan mengajukan pertanyaan itu. Eh, beritanya dijadikan panas. Ditulis, “Mahfud Kecewa pada PKS”, " Mahfud Tak Dapat Data Apa pun dari PKS”.
Isinya sekilas benar, tetapi sejatinya mengadu domba antara saya dan PKS. Begitu juga soal penarikan diri dari proses rekapitulasi suara di KPU yang terkait dengan peran Akbar Tanjung. Pers tahu bahwa rapat timkamnas yang dipimpin langsung oleh Prabowo tanggal 22 Juli 2014 itu memutuskan menarik diri dari proses rekapitulasi di KPU sesuai dengan usul Akbar Tanjung. Rapat itu memang tidak steril karena memang banyak yang ikut nimbrung.
Sebagai ketua timkamnas, saat ditanya pers, saya jelaskan sebagai informasi biasa. Kepada pers saya katakan bahwa pada rapat itu memang muncul tiga opsi :
Pertama, langsung menyiapkan gugatan ke MK;
Kedua, menerima keputusan KPU dengan legawa sebagai realitas politik;
Ketiga, menolak untuk melanjutkan rekapitulasi karena KPU tidak prudent dan tidak mengindahkan rekomendasi-rekomendasi Bawaslu.
Alternatif ketiga ini diusulkan oleh tim Akbar Tanjung dan saya ikut membahasnya pada dini hari di rumah Akbar Tanjung. Saya sangat setuju usul Bang Akbar asal Prabowo setuju. Ternyata, rapat Tim Prabowo-Hatta siang harinyamenyambut dengan semangat dan setuju dengan usul Akbar Tanjung. Itulah yang saya konfirmasikan kepada pers sebagai informasi biasa. Tetapi, berita biasa dan usul bagus dari Akbar Tanjung itu menjadi panas karena digoreng dengan judul-judul berita yang provokatif. Ada yang menulis, “Akbar Tanjung Biang Pengunduran Diri Prabowo”, “Inisiatif Pengunduran Diri Prabowo datang dari Akbar Tanjung”, dan judul-judul lain yang memojokkan Akbar Tanjung.
Gorengan berita ini dijadikan alat oleh lawan-lawan politik Akbar Tanjung di Golkar dengan ikut menuduh Akbar sebagai biang kerok yang dikesankan jelek, padahal usulnya adalah usul yang baik dan disetujui oleh rapat secara bulat.
Loyalis Akbar pun kemudian ada yang menyerang saya. Ada yang mengatakan saya membocorkan rahasia rapat, padahal itu bukan rahasia dan pers sudah tahu sendiri apa dibicarakan dalam rapat. Ada yang menuduh saya disusupkan oleh Luhut Panjaitan dengan alasan saya teman dekat Luhut. Padahal, kedekatan saya dengan Luhut justru menjadi retak ketika saya memberi tahu padanya bahwa saya akan bergabung dengan Prabowo-Hatta. Ada juga yang menyebarkan foto-foto saya yang sedang mengacungkan dua jari sambil menuduh saya berkomplot,mendukung capres nomor 2. Padahal, foto-foto tersebut adalah foto-foto lama yang sudah beredar saat kampanye untuk PKB pada Pileg Maret/April 2014. Karena, saatitu saya berkampanye untuk PKB yang merupakan kontestan pileg nomor urut 2 maka saya banyak berfoto dengan dua jari. Gorengan-gorengan, mutilasi berita, dan sodokan atas Prabowo dan para pendukungnya ini dipastikan terus berlangsung sampai keluarnya vonis MK.Sebab ada yang punya target, “pokoknya Prabowo harus kalah”.
Semoga setelah keluarnya vonis MK, semua selesai dengan damai dan kita terus membangun politik yang lebih beradab.
POLITIK DI INDONESIA KE DEPAN ERA JOKOWI
Oleh :
Lemahnya gugatan Prabowo ke MK menjadikan Jokowi hampir pasti Presiden ke 7 RI. Menarik utk melihat sistem presidential tanpa dukungan mayoritas di parlemen. Apalagi janji-janji tanpa adanya ikatan bagi-bagi kursi tengah diplototin sukarelawan Jokowi sbg tulang puinggung kemenangan Jokowi. Publik suk-wan Jokowi akan kembali menjadi pendukung kritis sementara itu pendukung Prabowo menjadi oposisi super kritis cenderung lebay. Yg salahnya mengukur kesemuanya dgn baju mereka. Coba saja mereka memingta KPK dan PPATK mengusut tabungan Jokowi yang ada di luar negeri. Ini tentunya karena tokoh2 spt PS-HR-ARB- dipastikan memiliki tabungan atau rekening di luar negeri. Juga pembuatan panitia khusus pil-pres sehinga kualitas suatu panitia khusus dipertanyakan krn menjadi suatu permainan politik yang tidak lucu.
Namun keinginan membuat pan-sus itu bersamaan dgn keinginan bergabungnya partai koalisi PS-HR merapat ke Jokowi sehingga dipastikan itu gertak sambal saja agar mereka diajak Jokowi yg memang melontarkan ajakan membangun negeri ber-sama2. Partai tadi akan merelakan ketua umumnya dan sekjen-nya dikorbankan dan diganti dengan kader lain sehingga partainya dapat ikut dipemerintahan. Apakah cara ini baik dan sehat ? Tentu tidak. Karena cara-cara ini amat jelas berbau transaksional. Dan bagaimana sebenarnya Jokowi (dan JK) mensikapinya ?
Sikap akan tetap awal bahwa tidak ada bagi-bagi kursi apakah masih bisa bertahan ? Manakala JK dibeberapa kesempatan termasuk di Mata Najwa memberikan sinyal lain. Bilamana Jokowi tetap bertahan dgn parlemen sekitar 42,5% maka akan menarik karena bagaimana ia dapat menjalankan pemerintahannya terutama kebijakan anggaran di sela2 kontra dukungan oposisis. Memang bilamana ingion aman Jokowi cukup menarik Demokrat saja yg suaranya sekitar 10% sudah cukup. Tidak perlu lagi ia menarik dukungan dari Golkar misalnya. Sementara itu dukungan Golkar diharapkan utamanya dari JK sehingga posisinya sebagai wakil presiden mau tidak mau menjadi semakin kuat. Tp itu utk ke demokrasi ke depan tidaklah bagus. Kendati SBY netral dan partai Demokrat terakhir ke Prabowo namun dalam hati kecil SBY maupun elit Demokrat suara mereka Pro Jokowi. Lihat saja peserta kandidat prfesiden dari Demokrat seperti Anies Baswedan dan Dahlan Iskan serta juga si konyol Ruhut Sitompul. Sementara itu Golkar yg mengaut anti ARB apakah akan dilepas begitu saja oleh Akbar Tanjung dan ARB ? Keduanya bersikeras utk Golkar belajar menjadi oposisi, suatu posisi yg tak pernah terjadi di Golkar sejak didirikan.
Jokowi akan dinilai kematangannya dalam membentuk kabinet dan meletakan orang-orang profesional dalam jabatan-jabatan yang tampaknya semuanya menjadi amat penting. Jokowi akan menghapus jabatan wakil menteri. Ia juga ditengarai mendengarkan usulan utk menggabungkan beberapa kementrian sehingga jabatan mentreri itu akan seperti di negara demokrasi maju, di mana menteri tidak banyak. Jumlah 34 orang itu terhitung banyak. Siapa saja profesional yang diusulkan oleh partai politik pendukung yang akan dijakiannya menteri. Apakah juga akan melakukan lelang jabatan di sana ?
Yang jelas tampaknya Jokowi ketika sudah menunjuk seseorang menjadi menteri dia tidak akan menunjuk seseorang yang pernah bermasalah atau yang akan berpotensi menjadi masalah. Kemudian ketika dalam beberapa saat ktk menteri itu nir-prestasi dia tidak akan ragu-ragu menggantikannya. Jadi dia harus mempunyai stock orang-orang yang akan didudukannya menjadi menteri.
Lalu apakah ia akan membentuk institusi seperti unit yg meneliti kinerja kementrian pimpinan Kuntoro (saat ini) ? Masih menjadi pertanyaan..
Sementara itu bilamana Dewan Pertimbangan Presiden yang 9 orang sdh merupakan amanat UUD sehingga wajib dibentuk. Jokowi (dan juga JK) rasanya tidak kesulitan menunjuk orang-orangnya. Yang cukup menarik adalah Jokowi akan memberikan jabatan apa kepada Megawati dan Surya Paloh ? Di mana keduanya dalam pidato-pidato nya menunjukkan selalu tidak memerlukan jabatan resmi.
Rasanya yang juga menarik adalah bagaimana keseimbangan Jokowi dalam menimbang usulan partai politik pendukung maupun usulan dari para suk-wan nya ? Bilamana pandangan elit dari keduanya sama maka boleh disebut tidak akan ada masalah dan Jokowi tidak disibukan oleh hal tetetk bengek. Namun elit parpol pendukung tidak selamana tulus dan hampir dipastikan memiliki hidden agenda yg belum tentu baik utk pemerintahan ke depan.
Kematangan Jokowi akan tumbuh bersamaan dgn pemerintahan yang dipimpinnya. Ketika dulu ia menjalankan learning by doing di Solo (kemudian di Jakarta) skala masalahnya belum seluas dan semendalam di Indonesia. Kita mengharapkan ia akan sukses meniti kepemimpinan 5 tahun pertama sehingga hasilnya dapat kita nikmati bersama.
Semoga demikian !!!
Jumat, 01 Agustus 2014
Rabu, 30 Juli 2014
SETENGAH JAM SAJA
Seperti biasa Michael, kepala cabang di sebuah perusahaan swasta terkemuka di Jakarta, tiba di rumahnya pada pukul 9 malam. Tidak seperti biasanya, Elvin, putra pertamanya yang baru duduk di kelas dua SD yang membukakan pintu. Ia nampaknya sudah menunggu cukup lama.
“Kok, belum tidur?” sapa Michael sambil mencium anaknya.
Biasanya, Elvin memang sudah lelap ketika ia pulang dan baru terjaga ketika ia akan berangkat ke kantor pagi hari.
Sambil membuntuti sang Papa menuju ruang keluarga, Elvin menjawab, “Aku nunggu Papa pulang. Sebab aku mau tanya berapa sih gaji Papa?”
“Lho, tumben, kok nanya gaji Papa? Mau minta uang lagi, ya?”
“Ah, enggak. Pengen tahu aja.”
“Oke. Kamu boleh hitung sendiri. Setiap hari Papa bekerja sekitar 10 jam dan dibayar Rp 400.000,-. Dan setiap bulan rata-rata dihitung 25 hari kerja, Jadi, gaji Papa dalam satu bulan berapa, hayo?”
Elvin berlari mengambil kertas dan pensilnya dari meja belajar, sementara Papanya melepas sepatu dan menyalakan televisi. Ketika Michael beranjak menuju kamar untuk berganti pakaian, Elvin berlari mengikutinya.
“Kalau satu hari Papa dibayar Rp 400.000,- untuk 10 jam, berarti satu jam Papa digaji Rp 40.000,- dong,” katanya.
“Wah, pinter kamu. Sudah, sekarang cuci kaki, bobok,” perintah Michael.
Tetapi Elvin tak beranjak.
Sambil menyaksikan Papanya berganti pakaian, Elvin kembali bertanya, “Papa, aku boleh pinjam uang Rp 5.000,- nggak?”
“Sudah,....
... baca selengkapnya di Cerita Motivasi dan Inspirasi Nomor 1
SUP BATU
Pada suatu hari, tiga orang bijaksana berjalan melintasi sebuah desa kecil.
Desa itu tampak miskin. Tampak dari sawah-sawah sekitarnya yang sudah tidak menghasilkan apa-apa lagi. Ya, memang telah terjadi perang di negeri itu - dan sebagai rakyat jelata - merekalah yang kena dampaknya. Macetnya distribusi pupuk, bibit, dan kesulitan-kesulitan lain membuat sawah mereka tidak mampu menghasilkan apa-apa lagi. Cuma beberapa puluh orang yang masih setia tinggal di desa itu.
Sekonyong-konyong beberapa orang mengerubuti tiga orang bijaksana itu. Dengan memijit-mijit tangan dan punggung tiga orang itu, orang-orang desa memelas dan meminta sedekah, roti, beras, atau apalah yang bisa dimakan.
Satu dari tiga orang bijaksana itu lalu bertanya kepada penduduk desa itu, “Apakah kalian tidak punya apa-apa, hingga kalian meminta-minta seperti ini ?”
“Kami tidak memiliki apapun untuk dimakan, hanya batu-batu berserakan itu yang kita miliki.” Jawab salah satu penduduk desa.
“Maukah kalian kuajari untuk membuat sup dari batu-batu itu ?” tanya orang bijaksana sekali lagi.
Dengan setengah tidak percaya, penduduk itu menjawab, “Mau..”
“Baiklah ikutilah petunjukku.” Orang bijaksana itu menjelaskan, “Pertama-tama, ambil tiga batu besar itu, lalu cucilah hingga bersih !” perintah orang bijaksana sambil menunjuk tiga buah batu sebesar kepalan tangan. Orang-orang pun mengikuti perintahnya.
Sesudah batu itu dicuci dengan bersih hingga tanpa ada p....
... baca selengkapnya di Cerita Motivasi dan Inspirasi Nomor 1
5 EKOR MONYET
Dalam suatu penelitian yang dilakukan oleh para profesor di USA, ada 2 ekor monyet yang dimasukkan ke dalam satu ruangan kosong secara bersama-2. Kita sebut saja monyet tersebut Monyet A dan B. Di dalam ruangan tersebut terdapat sebuah tiang, dan diatas tiang tersebut nampak beberapa pisang yang sudah matang. Apa yang akan dilakukan oleh 2 monyet tersebut menurut anda ?
Setelah membiasakan diri dengan keadaan lingkungan di dalam ruangan tersebut, mereka mulai mencoba meraih pisang-2 tersebut. Monyet A yang mula-2 mencoba mendaki tiang. Begitu monyet A berada di tengah tiang, sang profesor menyemprotkan air kepadanya, sehingga terpleset dan jatuh. Monyet A mencoba lagi, dan disemprot, jatuh lagi, demikian berkali-2 sampai akhirnya monyet A menyerah. Giliran berikutnya monyet B yang mencoba, mengalami kejadian serupa, dan akhirnya menyerah pula.
Berikutnya ke dalam ruangan dimasukkan monyet C. Yang menarik adalah, para profesor tidak akan lagi menyemprot para monyet jika mereka naik. Begitu si monyet C mulai menyentuh tiang, dia langsung ditarik oleh monyet A dan B. Mereka berusaha mencegah, agar monyet C tidak mengalami `kesialan’ seperti mereka. Karena dicegah terus dan diberi nasehat tentang bahayanya bila mencoba memanjat keatas, monyet C akhirnya takut juga dan tidak pernah memanjat lagi.
Langkah selanjutnya yang dilakukan oleh para profesor adalah mengeluarkan monyet A dan B, serta memasukkan monyet D dan E. Sama seperti monyet-2 sebelumnya, monyet D dan E juga terta....
... baca selengkapnya di Cerita Motivasi dan Inspirasi Nomor 1
Langganan:
Postingan (Atom)